Atherosclerosis
merupakan keadaan pada pembuluh arteri yang mengakibatkan penebalan arteriol dan pengerasan pada pembuluh darah arteri diakibatkan oleh penumpukan lemak. Aterosklerosis merupakan jenis yang penting dari arteriosklerosis, istilah aterosklerosis merupakan sinonim dari arteriosklerosis. Aterosklerosis merupakan penyakit yang melibatkan cabang-cabang aorta yang besar dan arteri berukuran sedang, seperti arteri yang menyuplai darah ke bagian-bagian ekstremitas, otak, jantung dan organ dalam utama. Penyakit ini multifokal, dan lesi unit, atau ateroma (bercak aterosklerosis), terdiri dari masa bahan lemak dengan jaringan ikat fibrosa. Sering disertai endapan sekunder garam kalsium dan produk-produk darah. Bercak aterosklerosis mulai pada lapisan intima atau lapisan dalam dinding pembuluh tetapi dalam pertumbuhannya dapat meluas sampai melewati tunika media atau bagian muskuloelastika dinding pembuluh
Hiperlipidemia
merupakan suatu keadaan meningkatnya kadar lipid darah yang ditandai dengan
meningkatnya kadar kolesterol total. Hiperlipidemia dapat menyebabkan
pembentukan plak aterosklerosis.
Pembentukan
plak aterosklerosis dimulai dari disfungsi endotel akibat proses inflamasi yang
diinduksi oleh hiperlipidemia. Disfungsi endotel menyebabkan Low Density Lipoprotein
(LDL) yang teroksidasi masuk dan berakumulasi di dalam endotel. Hiperlipidemia
juga akan menyebabkan peningkatan dan aktivasi terhadap enzim NADH/NADPH
oksidase, sehingga terjadi peningkatan produksi anion superoxide, yang
merupakan salah satu Reactive Oxygen Species (ROS) penyebab stres oksidatif.
Oksidasi LDL dan peningkatan produksi ROS dapat mengakibatkan ketidakseimbangan
antara pembentukan ROS dan detoksifikasi ROS oleh antioksidan endogen sehingga
terjadi stress oksidatif.
Antihiperlipidemia
adalah obat yang digunakan untuk menurunkan kadar
lipid plasma.
Obat-obat yang menurunkan kadar lipoprotein serum
A. Niasin ( Asam nikotinat )
B. Fibrat-klofibrat dan gemfibrozil
C. Resin pengikat asam empedu : kolestiramin dan kolestipol
D. Probukol
E. Inhibitor HMG-CoA reduktase : lovastatin, pravastatin, simvastatin dan fluvastatin
Manifestasi Klinik Aterosclerosis
Manifestasi klinik dari proses aterosklerosis kompleks adalah penyakit jantung koroner, stroke bahkan kematian. Sebelum terjadinya penyempitan atau penyumbatan mendadak, aterosklerosis tidak menimbulkan gejala. Gejalanya tergantung dari lokasi terbentuknya, sehinnga bisa berupa gejala jantung, otak, tungkai atau tempat lainnya. Jika aterosklerosis menyebabkan penyempitan arteri yang sangat berat, maka bagian tubuh yang diperdarahinnya tidak akan mendapatkan darah dalam jumlah yang memadai, yang mengangkut oksigen ke jaringan Gejala awal dari penyempitan arteri bisa berupa nyeri atau kram yang terjadi pada saat aliran darah tidak dapat mencukupi kebutuhan oksigen. Yang khas gejala aterosklerosis timbul secara perlahan, sejalan dengan terjadinya penyempitan arteri oleh ateroma yang juga berlangsung secara perlahan.Tetapi jika penyumbatan terjadi secara tiba-tiba (misalnya jika sebuah bekuan menyumbat arteri ) maka gejalanya akan timbul secara mendadak.
Penatalaksanaan Medis
Pada tingkat tertentu, tubuh akan melindungi dirinya dengan membentuk pembuluh darah baru di daerah yang terkena. Bisa diberikan obat-obatan untuk menurunkan kadar lemak dan kolesterol dalam darah seperti kolestiramin, kolestipol, asam nikotinat, gemfibrozil, probukol, dan lovastatin. Untuk mengurangi resiko terbentuknya bekuan darah, dapat diberikan obat-obatan seperti aspirin, ticlopidine dan clopidogrel atau anti-koagulan. Sementara angioplasti balon dilakukan untuk meratakan plak dan meningkatkan aliran darah yang melalui endapan lemak. Enarterektomi merupakan suatu pembedahan untuk mengangkat endapan. Pembedahan bypass merupakan prosedur yang sangat invasif, dimana arteri atau vena yang normal dari penderita digunakan untuk membuat jembatan guna menghindari arteri yang tersumbat.
Pengobatan
Bisa diberikan obat-obatan untuk menurunkan kadar lemak dan kolesterol dalam darah (contohnya Kolestiramin, kolestipol, asam nikotinat, gemfibrozil, probukol, lovastatin). Aspirin, ticlopidine dan clopidogrel atau anti-koagulan bisa diberikan untuk mengurangi resiko terbentuknya bekuan darah.
Angioplasti balon dilakukan untuk meratakan plak dan meningkatkan aliran darah yang melalui endapan lemak. Enarterektomi merupakan suatu pembedahan untuk mengangkat endapan. Pembedahan bypass merupakan prosedur yang sangat invasif, dimana arteri atau vena yang normal dari penderita digunakan untuk membuat jembatan guna menghindari arteri yang tersumbat.
DAFTAR PUSTAKA
DAFTAR PUSTAKA
Guyton dan Hall. 1997. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Jakarta: EGC
Hanafi, Muin Rahman, Harun. 1997. Ilmu Penyakit Dalam jilid I. Jakarta: FKUI
Kalim H. 2001. Penyakit Kardiovaskuler dari Pediatrik sampai Geriatrik. Jakarta: Balai Penerbit RS Jantung Harapan kita Kusmana.
PERTANYAAN
1. Tindakan medis apa yang dilakukan pada kasus aterosklerosis yang berat ?
2. Bagaimana Bentuk dan penanganan pencegahan aterosklerosis ?
3. Obat apa yang dapat diberikan untuk menurunkan kadar lemak didalam darah ?
hay riska saya akan menjawab soal nmor satu yaitu Pada tingkat tertentu, tubuh akan melindungi dirinya dengan membentuk pembuluh darah baru di daerah yang terkena. Bisa diberikan obat-obatan untuk menurunkan kadar lemak dan kolesterol dalam darah seperti kolestiramin, kolestipol, asam nikotinat, gemfibrozil, probukol, dan lovastatin. Untuk mengurangi resiko terbentuknya bekuan darah, dapat diberikan obat-obatan seperti aspirin, ticlopidine dan clopidogrel atau anti-koagulan. Sementara angioplasti balon dilakukan untuk meratakan plak dan meningkatkan aliran darah yang melalui endapan lemak. Enarterektomi merupakan suatu pembedahan untuk mengangkat endapan. Pembedahan bypass merupakan prosedur yang sangat invasif, dimana arteri atau vena yang normal dari penderita digunakan untuk membuat jembatan guna menghindari arteri yang tersumbat.
BalasHapusHollaaa Bernike, terimakasih penjelasan nyaa :)
HapusObat untuk pencegah pembekuan darah yang menghambat arteri. Obat yang mungkin diberikan adalah antiplatelet dan antikoagulan, seperti aspirin.
BalasHapusObat penurun tekanan darah. Obat yang mungkin diberikan adalah penghambat beta (beta blockers), penghambat kanal kalsium (calcium channel blockers), dan diuretik guna meningkatkan laju urin
Obat penurun kadar kolesterol jahat (LDL), seperti misalnya statin dan asam fibrat.
Holla Anggi, terimakasih atas penjelasan nyaa :)
HapusBaiklah saya akan menjawab pertanyaan nomor 3 yaitu statin, niasin, fibrat
BalasHapussaya akan menambah jawaban. obat lain yang dapat menurunkan kadar lemak yaitu probucol dan resin pengikat asam empedu: kolestiramin dan kolestipol
HapusObat untuk pencegah pembekuan darah yang menghambat arteri. Obat yang mungkin diberikan adalah antiplatelet dan antikoagulan, seperti aspirin.
BalasHapusObat penurun tekanan darah. Obat yang mungkin diberikan adalah penghambat beta (beta blockers), penghambat kanal kalsium (calcium channel blockers), dan diuretik guna meningkatkan laju urin
Obat penurun kadar kolesterol jahat (LDL), seperti misalnya statin dan asam fibrat.
Obat untuk pencegah pembekuan darah yang menghambat arteri. Obat yang mungkin diberikan adalah antiplatelet dan antikoagulan, seperti aspirin. Obat penurun tekanan darah. Obat yang mungkin diberikan adalah penghambat beta (beta blockers), penghambat kanal kalsium (calcium channel blockers), dan diuretik guna meningkatkan laju urin. Obat penurun kadar kolesterol jahat (LDL), seperti misalnya statin dan asam fibrat.
BalasHapusHai riska saya bantu jawab untuk pengobatan asterklorosis diberikan obat anti koagulan
BalasHapusHallo Rizka.
BalasHapusArtikelnya sangat bermanfaat.
Terimakasih.
Obat untuk pencegah pembekuan darah yang menghambat arteri. Obat yang mungkin diberikan adalah antiplatelet dan antikoagulan, seperti aspirin.
BalasHapusObat penurun tekanan darah. Obat yang mungkin diberikan adalah penghambat beta (beta blockers), penghambat kanal kalsium (calcium channel blockers), dan diuretik guna meningkatkan laju urin
Obat penurun kadar kolesterol jahat (LDL), seperti misalnya statin dan asam fibrat.
hai rizka, saya akan mencoba menjawab jawaban no 2, pencegahan yang bsa dilakukan adalah dg membiasakan mengubah pola hidup sehat, seperti berolahraga. terimakasih :)
BalasHapusSaya setuju dengan audia apabila perlu di lakukan pengobatan secara farmakologi
HapusHalo rizka
BalasHapusObat untuk pencegah pembekuan darah yang menghambat arteri. Obat yang mungkin diberikan adalah antiplatelet dan antikoagulan, seperti aspirin.
Obat penurun tekanan darah. Obat yang mungkin diberikan adalah penghambat beta (beta blockers), penghambat kanal kalsium (calcium channel blockers), dan diuretik guna meningkatkan laju urin
Obat penurun kadar kolesterol jahat (LDL), seperti misalnya statin dan asam fibrat.
pencegahan yang bsa dilakukan adalah dg membiasakan mengubah pola hidup sehat, seperti berolahraga.
BalasHapusHai rizka pemaparan yang sangat menarik. Terimaksih
BalasHapusAhi rizka saya akan mencoba menjawab pertanyaan nomor 2.
BalasHapusUntuk membantu mencegah aterosklerosis yang harus dihilangkan adalah faktor-faktor resikonya. Jadi tergantung kepada faktor resiko yang dimilikinya, seseorang hendaknya:
Menurunkan kadar kolesterol darah
Menurunkan tekanan darah
Berhenti merokok
Menurunkan berat badan
Berolah raga secara teratur.
terimakasih
Ahi rizka saya akan mencoba menjawab pertanyaan nomor 2.
BalasHapusUntuk membantu mencegah aterosklerosis yang harus dihilangkan adalah faktor-faktor resikonya. Jadi tergantung kepada faktor resiko yang dimilikinya, seseorang hendaknya:
Menurunkan kadar kolesterol darah
Menurunkan tekanan darah
Berhenti merokok
Menurunkan berat badan
Berolah raga secara teratur.
terimakasih
hy rizka artikel anda sangat membantu saya
BalasHapusterimakasih
Haii rizka, pemaparan materi yg mudah di pahamin, shga sy bsa menjawab tgs2 sy,
BalasHapusTerimaksih yaa
Hallo rizka, artikel yang anda buat sangat bagus, dapat membantu saya menambah pengetahuan. Terimakasih
BalasHapus